Faes: Bek Kribo Belgia yang Jadi Tembok Kokoh Leicester City

Kalau lo penggemar Premier League, pasti gak asing sama bek satu ini. Rambut kribo, tatapan tajam, dan gaya main yang tanpa kompromi—yep, it’s Wout Faes. Bek tengah asal Belgia ini mungkin bukan pemain paling populer di antara para superstar, tapi buat fans Leicester City, Faes udah jadi bagian penting dari lini pertahanan mereka.

Faes dikenal sebagai sosok yang garang, agresif, dan punya keberanian buat duel dengan siapa pun. Dia bukan tipe bek yang main aman—dia lebih suka tekel keras, antisipasi tajam, dan intervensi berani. Walau kadang aksi heroiknya bikin deg-degan, itulah daya tarik dari Wout Faes: berani ambil risiko, selalu tampil all out, dan gak takut bikin perbedaan.

Di artikel ini, kita bakal ngebahas tuntas siapa sebenernya Faes, gimana gaya mainnya yang unik, sampai peran vitalnya di Leicester dan Timnas Belgia.


Awal Karier Wout Faes: Didikan Akademi Terbaik Belgia

Wout Faes lahir di Mol, Belgia, pada 3 April 1998. Dia menimba ilmu di akademi elite Anderlecht, tempat lahirnya pemain top macam Youri Tielemans dan Romelu Lukaku. Dari kecil, Faes udah menonjol berkat:

  • Postur menjulang
  • Insting bertahan alami
  • Karakter pemimpin
  • Dan ya, rambut ikalnya yang jadi ciri khas

Dia sempat juga menimba ilmu di akademi Ajax, yang makin memperkaya pemahaman taktik dan kemampuan teknisnya. Di sinilah dia belajar pentingnya ball distribution dan permainan high line, dua aspek yang sekarang jadi andalannya.


Karier Klub: Dari Belgia Sampai ke Liga Inggris

Sebelum gabung ke Leicester, Faes sempat main di beberapa klub Eropa. Dan setiap perhentiannya selalu ninggalin jejak kuat.

Perjalanan klub:

  • Heerenveen (Belanda): Tempat dia mulai bermain reguler
  • Oostende (Belgia): Jadi bintang di liga lokal, tampil stabil
  • Reims (Prancis): Performanya di Ligue 1 naik level, sering masuk Team of the Week
  • Leicester City (2022–sekarang): Dikontrak untuk gantiin Wesley Fofana yang pindah ke Chelsea

Di Leicester, Faes langsung jadi pilihan utama. Dia masuk ke tim saat lini belakang lagi goyah, tapi pelan-pelan dia bangun kembali soliditas pertahanan.


Gaya Bermain Faes: Bek Gladiator yang Penuh Risiko dan Gairah

Faes bukan tipe bek yang duduk manis nunggu bola. Dia lebih mirip “hunter” di lini belakang. Dia aktif, agresif, dan suka nge-press lawan sebelum mereka sempat kontrol bola.

Karakteristik khas Faes:

  • Tackle keras dan presisi
  • Antisipasi lintasan bola sangat cepat
  • Punya akurasi umpan jarak jauh bagus banget
  • Komunikatif dan vokal ke sesama bek
  • Mau ambil risiko buat blok atau intercept

Tapi di sisi lain, karena gaya mainnya yang nekat, dia kadang bisa kena ekspos kalau posisi out of shape. Itulah kenapa dia butuh tandem bek yang bisa cover, seperti Coady atau Vestergaard.


Statistik Kunci Wout Faes (2022–2024)

  • Tackle sukses: 3.1 per game
  • Interceptions: 2.3 per match
  • Duel udara dimenangkan: 71%
  • Clearance: 5.6 per laga
  • Passing accuracy: 84%
  • Long pass sukses: 67%
  • Yellow cards: 6–8 per musim (tanda gaya mainnya yang berani)

Statistik ini buktiin kalau Faes punya impact besar, terutama di tim dengan sistem high press atau build-up dari belakang.


Peran Vital di Leicester City

Ketika Leicester City kehilangan bek-bek senior dan sedang dalam masa transisi, Faes jadi figur utama di lini belakang. Dia gak cuma bantu pertahanan, tapi juga:

  • Mendorong build-up dari bawah
  • Jadi pengarah formasi bertahan saat transisi
  • Ngarahin bek muda dan fullback buat jaga posisi
  • Sering maju bantu corner dan bola mati ofensif

Meski sempat dikritik karena beberapa gol bunuh diri di awal musim pertamanya, Faes tetap dipercaya pelatih dan fans. Kenapa? Karena dia gak sembunyi. Dia ngaku salah, kerja lebih keras, dan tetap tampil maksimal.


Timnas Belgia: Dari U-21 sampai Senior Squad

Wout Faes udah lama langganan Timnas Belgia, dari level U-17, U-19, sampai akhirnya dipanggil ke tim senior. Dia jadi bagian dari skuad Piala Dunia 2022 dan beberapa kali tampil di laga-laga Nations League.

Meski belum starter utama, dia jadi opsi penting di era regenerasi pertahanan Belgia pasca-era Vertonghen dan Alderweireld. Bersama pemain seperti Arthur Theate dan Zeno Debast, Faes adalah masa depan lini belakang Red Devils.


Fakta Menarik tentang Faes

  • Rambut kribonya udah jadi ciri khas yang bikin fans gampang kenal
  • Pernah dijuluki “David Luiz dari Belgia” karena penampilan dan gaya main
  • Multibahasa: bisa bahasa Belanda, Inggris, Prancis
  • Suka olahraga ekstrem seperti ski dan wakeboarding
  • Jadi salah satu pemain paling konsisten di Reims sebelum pindah ke Inggris

Masa Depan Faes: Naik Level atau Tetap Jadi Tembok Leicester?

Dengan performa yang makin stabil, banyak spekulasi kalau Faes bisa jadi incaran klub-klub EPL papan tengah. Tapi, dia sendiri bilang nyaman di Leicester dan pengin bantu tim promosi lagi ke Premier League.

Skenario masa depan:

  • Bantu Leicester promosi & jadi bek inti di EPL
  • Pindah ke klub kayak Brighton, Fulham, atau Aston Villa
  • Naik kelas di Timnas Belgia sebagai starter reguler

Satu hal yang pasti: Faes masih berkembang, dan performanya makin solid setiap musim. Dengan bimbingan pelatih yang tepat, dia bisa jadi salah satu bek terbaik di Inggris.


Kesimpulan: Faes, Bek Tangguh dengan Karakter dan Karisma

Wout Faes adalah bek tengah yang jarang lo temui di sepak bola modern: emosional, berani, dan total untuk tim. Dia bukan bek paling rapi, tapi dia salah satu yang paling berani dan rela pasang badan.

Kalau lo cari pemain yang punya nyali, karakter, dan impact besar di lapangan, Faes adalah jawabannya. Dari rambut kribo sampai tekel meledak, dia kasih segalanya buat klub dan negaranya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *